Budi
Dipublikasikan: 27 December 2025 - 04:34
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ibu serta kegiatan Pembinaan DWP, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di MAN 1 Kota Bandung dan diikuti oleh jajaran pengurus DWP kabupaten/kota se-Jawa Barat.
DWP Kementerian Agama Kota Bekasi turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ketua DWP Kemenag Kota Bekasi, Hj. Dwiana Ali Mashuri, hadir bersama istri Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PENAIS ZAWA) dan istri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (PENMAD), mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Kementerian Agama.
Kegiatan pembinaan disampaikan langsung oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Republik Indonesia, Hj. Helmi Halimatul Nasaruddin Umar. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya peran strategis perempuan, khususnya anggota DWP, dalam mendukung program Kementerian Agama melalui kepedulian terhadap lingkungan berbasis nilai keagamaan atau ekoteologi.
“Kecil saja ekoteologi ini, tapi besar artinya. Kita mulai hijaukan kembali ruang-ruang yang kosong. Kita mulai dari rumah masing-masing. Kita tanam yang hijau-hijau. Harus dimulai dari kita, kalau bukan kita siapa lagi,” tegas Hj. Helmi dalam pembinaannya.
Ia menambahkan bahwa penerapan ekoteologi tidak hanya terbatas pada upaya menjaga lingkungan fisik, tetapi juga melalui pendidikan karakter dalam keluarga. Menurutnya, perempuan dan ibu memiliki peran sentral dalam menanamkan kecintaan terhadap alam sejak dini kepada anak-anak.
“Ekoteologi juga dapat diaplikasikan dengan cara mendidik anak untuk menghormati dan mencintai alam. Kerusakan lingkungan dan perubahan iklim adalah ancaman nyata, sehingga menjaga bumi harus dimaknai sebagai bagian dari ibadah,” tambahnya.
Ketua DWP Kemenag Kota Bekasi, Hj. Dwiana Ali Mashuri, menyampaikan kesan positif dan apresiasinya atas pembinaan yang diberikan. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan peran Dharma Wanita Persatuan di tengah tantangan lingkungan saat ini.
“Kegiatan ini sangat menguatkan kami sebagai anggota DWP untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Nilai-nilai ekoteologi yang disampaikan menjadi pengingat bahwa peran perempuan sangat besar, dimulai dari keluarga hingga lingkungan kerja,” ujarnya.
Ia juga berharap hasil pembinaan tersebut dapat diimplementasikan secara nyata oleh seluruh anggota DWP Kemenag Kota Bekasi. “Kami berkomitmen untuk meneruskan pesan-pesan ini kepada anggota, agar kepedulian terhadap lingkungan benar-benar menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui peringatan HUT ke-26 ini, Dharma Wanita Persatuan diharapkan semakin solid dan aktif menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran lingkungan berbasis nilai keagamaan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun instansi tempat bertugas.