Tata Usaha

Pengajian Rabu Pagi, ASN Kemenag Kota Bekasi Perdalam Bab Thaharah

Budi

Dipublikasikan: 27 December 2025 - 04:33

Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi kembali menggelar pengajian mingguan pada Rabu (17/12/2025) sebagai bagian dari pembinaan aparatur yang berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan spiritual sekaligus peningkatan pemahaman keagamaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Kota Bekasi.

Pengajian dilaksanakan di Musala Al-Hijrah Kantor Kemenag Kota Bekasi dan diikuti oleh ASN, mahasiswa, serta para pelajar Praktik Kerja Lapangan (PKL). Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan yang diawali dengan pembacaan Surah Al-Mulk secara bersama-sama sebagai bentuk ikhtiar menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam aktivitas keseharian aparatur.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kajian kitab Syarh Fathul Qorib Mujib yang disampaikan oleh Ustadz H. Nanang Firmansyah. Pada kesempatan tersebut, ia membahas bab thaharah, khususnya mengenai macam-macam air menurut fikih Islam yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Ustadz Nanang menegaskan bahwa pemahaman tentang thaharah merupakan dasar penting dalam pelaksanaan ibadah.

“Bab thaharah adalah fondasi dari sah atau tidaknya ibadah seseorang. Seperti wudu yang memang bukan menjadi bagian dari salat, tetapi menjadi syarat sahnya salat. Oleh karena itu, pemahaman tentang bab thaharah tidak boleh dianggap sepele,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membedakan jenis-jenis air melalui contoh-contoh praktis yang sering ditemui dalam aktivitas harian.

“Dalam bab thaharah, kita membagi air ke dalam beberapa macam, seperti air suci menyucikan atau disebut juga air mutlak, air suci namun makruh digunakan, air suci tetapi tidak menyucikan, hingga air yang najis. Setiap kategori memiliki konsekuensi hukum yang berbeda,” jelasnya di hadapan peserta pengajian.

Menutup kajiannya, Ustadz Nanang mengajak seluruh ASN Kemenag Kota Bekasi untuk mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Ilmu yang kita pelajari hari ini hendaknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diamalkan, agar ibadah kita semakin berkualitas dan pekerjaan kita bernilai ibadah,” tuturnya.

Pengajian mingguan ini diharapkan terus menjadi ruang pembinaan rohani yang konsisten serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja aparatur. Dengan demikian, ASN Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi diharapkan mampu melaksanakan tugas kedinasan secara profesional, berintegritas, serta selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan visi misi Kementerian Agama.

Bagikan ke: